header marita’s palace

Gagal? Sebuah Kesuksesan yang Tertunda

10 comments



Kegagalan adalah sebuah kesuksesan yang tertunda.

Sebuah pepatah yang pernah aku dengar dulu, dalam sebuah iklan rokok di televisi.
Sebenarnya apakah definisi dari gagal itu sendiri?

Jika melihat KBBI gagal memiliki arti tidak berhasil, tidak tercapai (maksudnya).
Sebenarnya, kata gagal tidak akan muncul, jika kata sukses tidak ada. Begitupun sebaliknya. Tidak ada kata sukses jika kata gagal tidak pernah ada.

Artinya, ini hanya masalah pribadi setiap kita, bagaimana kita melihat sesuatu dan dari sudut pandang apa kita menilai. Coba kita pikirkan, apakah Thomas Alfa Edison disebut orang yang gagal setelah mencoba sebanyak 999 kali dalam usahanya menemukan lampu pijar?

Jawabnnya tidak, justru Thomas kini disebut orang sukses dan hasil percobaan sebanyak itu bisa kita rasakan sampai saat ini. Dia dijuluki seorang ilmuwan penemu lampu pijar.

Lalu ingatkah dahulu ketika kita sedang mencoba melangkahkan kaki untuk berjalan, berapa banyak kita harus terjatuh? Apakah kita sebut itu sebuah kegagalan? Jawabannya tentu juga tidak. karena buktinya, saat ini kita bisa berjalan bahkan bisa berlari.

Atau ketika kita menginjak remaja, lalu kita ingin di sekolah A tapi sekolah A menolak, dan bergeser di sekolah B lalu kita diterima. Apakah ini juga disebut gagal sekolah? Tentu lagi-lagi jawabannya adalah tidak.
Percayalah kawan, gagal itu sebuah proses yang harus kita lalui dan kita nikmati. Gagal bukanlah akhir dari segalanya. Tapi gagal adalah peluang untuk kita bisa menemukan cara yang baru. Sebuah pepatah mengatakan “seekor keledai tidak pernah mau jatuh ke dalam lubang yang sama”. Jangankan keledai. Kita juga pasti tidak pernah mau untuk jatuh ke dalam lubang yang sama. Iya kan?

Ketika kita tau ada sebuah lubang, pasti sebisa mungkin kita akan menghindarinya. 
So, jangan terburu-buru melabeli diri atau siapapun tentang sebuah kegagalan-kegagalan.

Tepat seperti pepatah di awal, gagal hanya sebuah kesuksesan yang tertunda. Ini masalah waktu.

Setiap orang sukses yang kita lihat, pasti dia telah melewati segala hal, termasuk 'gagal'. Hanya saja, kita tidak pernah tau proses seperti apa yg pernah dilewatinya hingga mencapai kesuksesan.

Yakinlah, tidak ada orang yang sukses muncul secara tiba-tiba. Tidak ada orang yang sukses tanpa adanya proses.

Tidak ada kata gagal selama kita masih bergerak dan berusaha.

Tidak ada orang yang gagal, yang ada hanyalah orang yang malas!.

#ThinkPositif
#Openyourmind
Maftuha
Seorang istri dari laki-laki bernama Muhidin Sidiq yang saat ini aktif dalam dunia tulis menulis. Menerima job content writer lepas, sudah menerbitkan buku berjudul "Dia yang Pergi" dan "This is My Way" juga belasan antologi lainnya. Penyuka buku motivasi juga psikologi yang hobi nongkrong di tempat makan untuk merefreshkan pikiran.

Related Posts

10 comments

  1. Pokoknya jangan mambandingkan diri dengan org lain..dulu aku pernah begitu.

    ReplyDelete
  2. Mba.. paragrafnya rapat-rapat sekali

    ReplyDelete
  3. Tidak ada orang gagal, yang ada orang malas. Menampar sekali. Semoga jangan sampai malas ya, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyindir diri sndiri juga sbnere... 😂😂😂

      Delete
  4. Bener banget mba, kita tidak boleh underestimate dengan diri kita sendiri. Gagal bukan akhir segalanya, kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kaaaakks setuju. Gagal bukan akhir dari segalanya

      Delete

Post a Comment